Membeli Gaji

GAJI. Empat huruf saja. Yang paling ditunggu karyawan tiap akhir bulan. Yang kehadirannya bisa membuat nafsu konsumtif membara, membuat kita tak kuasa menolak godaan untuk segera masuk ke pusat perbelanjaan. “Hey, I earned this money with hard work! I have every right to use it the way i please!”, kira-kira begitu bukan?🙂

Memang, karna kita bekerja, gaji adalah sesuatu yang kita terima. Imbalan atas kontribusi kita untuk pihak yang menggaji kita. But for once, let’s shift perspective.

In a way, sebenarnya gaji itu bukan sesuatu yg kita dapatkan.
Tapi sesuatu yang kita BELI.

Kita membeli gaji dengan segenap pikiran dan tenaga. Kita membeli gaji dengan waktu kita. Kita membeli GAJI, dengan PENGORBANAN.

Bisa jadi yang dikorbankan adalah kebahagiaan, passion, pacar/suami/istri, hobi, atau hal-hal lainnya. Semakin besar pengorbanan, semakin mahal harga yang kita bayar untuk gaji kita.

Mungkin gaji kita cukup “wah”, dan membuat banyak orang iri. Namun bisa jadi, tanpa mereka ketahui, gaji tersebut dibeli dengan harga yang teramat mahal, yakni kebahagiaan bersama orang-orang tersayang.

Sebaliknya, mungkin gaji kita so-so, tidak mampu memancing dengki. Namun dibalik itu, sebenarnya gaji tersebut dibeli dengan harga yang teramat murah, karena setiap waktu yang kita habiskan saat bekerja adalah waktu yang sangat menyenangkan.

So for a while, stop thinking about how much your salary is.
Ask yourself instead: “how much did I pay for this?”.

@ernestprakasa

PS: Seorang teman merespon dengan postingan ini: “Time vs Money” by passionswing. I’m profoundly happy to be able to inspire🙂.

About @ernestprakasa

a husband, a father, comedian. guess which one makes me laugh the hardest?

Posted on February 9, 2011, in life, workplace and tagged . Bookmark the permalink. 14 Comments.

  1. nice🙂 and thank you
    anda membuat saya “agak” lega karena saya mem”beli” gaji saya lebih murah sekarang…

  2. Nice post🙂

    In the future, akan semakin banyak pekerjaan yang hanya perlu kita ‘beli’ dengan murah🙂 It’s unstoppable🙂

    When you love what you do, it really doesn’t seem like work😉 That’s the mantra that I get waktu masih kecil dulu nonton Growing Pains…

    atau sekarang saat dengerin lagu Nugie “Lentera Jiwa”

  3. +100 fr this ^^

  4. yang memprihatinkan ketika akhir-akhir ini banyak yang mengeluarkan modal cukup besar agar nantinya bisa mendapatkan gaji pns… haks

  5. setuju pak….btw saya fans anda, saya suka ketika anda melawak…

  6. mungkin enggak kita membayar mahal untuk gaji yang kecil? I do feel that way.🙂

  7. jd terpikir mau minta naik gaji sama bok. makasi kaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: