Zooming In

newstand82
Waktu saya kecil dulu, pilihan majalah bagi saya adalah Bobo atau Tomtom. Agak remaja, mulailah muncul majalah Hai. Bagi ayah saya, Tempo adalah pilihan yang mudah pada waktu itu. Dua dekade silam, media cetak di Indonesia tidak terlalu banyak.

Sekarang, coba main-main ke kios majalah. Untuk majalah remaja perempuan saja, mungkin bisa lebih dari sepuluh pilihan. Dan yang paling terlihat nyata, adalah semakin maraknya media cetak yang ditujukan untuk kalangan yang sangat spesifik, seperti kalangan pecinta ikan hias, komputer, bahkan khusus golf! Ini sedikit banyak menunjukkan bahwa orang semakin butuh informasi yang personal. Mereka senang karena ada yang mengerti apa yang mereka sukai dan minati. Bukan sekedar berita dan artikel untuk semua orang, tetapi spesifik untuk dirinya yang unik tersebut.

Sayangnya, masih banyak orang yang ragu untuk meninggalkan massa dan memasarkan produk mereka kepada kelompok orang yang lebih spesifik. I’d say, profoundly touching the right people will most likely get you more than slightly brushing the crowd.

@ernestprakasa

About @ernestprakasa

a husband, a father, comedian. guess which one makes me laugh the hardest?

Posted on June 2, 2009, in marketing and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: