Berani Berlibur

Saat menulis ini, saya sedang berada di Bali untuk mengambil liburan 4 hari ditengah padatnya pekerjaan di kantor. Terus terang, saya patut berterimakasih kepada Tim Ferriss atas liburan ini. Tanpa bukunya “The Four-Hour Work Week”, mungkin saya akan menunda berlibur karna begitu banyak pekerjaan yang seolah tak bisa ditinggal.

Saya yakin banyak diantara kita yang juga tidak memanfaatkan waktu liburan dengan alasan pekerjaan. Jatah cuti? Ada. Izin bos? Bisa nego sih. Tapi ninggalin kerjaan yang menumpuk? Ntar dulu deh. Does that sound familiar? Menurut Tim Ferriss, sebagian besar kekhawatiran kita biasanya tidak terjadi. So if you are worrying, write down the worst scenario that could happen. Ask yourself these 2 questions:
(1) How big is the possibility for that to actually happen?
(2) If it does happen, is it possible for you to fix it?

Setelah melakukan simulasi diatas, saya menyimpulkan bahwa saya harus berani berlibur! Who doesn’t need a nice break? Thanks, Tim🙂

@ernestprakasa

About @ernestprakasa

a husband, a father, comedian. guess which one makes me laugh the hardest?

Posted on May 11, 2009, in life and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: