To Telemarketers Out There

telemarketing

Saya selalu bersimpati terhadap telemarketers. I understand that they’re running a very tough job, hence i always try to be nice to them. Walaupun jarang, tapi terkadang ada juga telemarketer yang begitu pandai menawarkan produk / jasanya dengan cara yang menarik. Sayangnya, mereka hanyalah minoritas di lautan telemarketers medioker yang biasanya sangat annoying.

So, if I may, I’d like to remind a few things to telemarketers out there:

1. We know we’re nobody, so cut the crap.
Banyak telemarketers yang menggunakan jurus “anda adalah pelanggan istimewa yang terpilih untuk mendapatkan penawaran khusus ini”. We know that we’re not that important, plus you would probably fire at all directions anyway. Awalilah dengan sapaan ramah yang lugas, bukan sanjungan yang berlebihan.

2. Take a pause, show that you care.
Tadi pagi saya menerima penawaran telemarketing untuk membuka tabungan pendidikan di bank tempat saya menabung. Sejak “halo”, suara diujung sana langsung memberondong saya tanpa henti dengan berderet-deret kalimat mulai dari intro hingga reffrain. Saya terpaksa memotong (jadinya saya yang nggak sopan ya?🙂 ) dan minta maaf bahwa saya sedang sibuk. Please, take a pause and insert nice remarks such as “maaf boleh minta waktunya sebentar pak?” or “maaf, apakah saya mengganggu nih pak?”. We’re Indonesians, we rarely return polite gesture with rudeness. Your chance of continuing the conversation is much much bigger that way.

3. Please accept the NO and move on.
Menurut saya, menolak dengan penuh kesopanan adalah tindakan yang penuh rasa hormat terhadap profesi telemarketer, jadi bagi anda telemarketer, berhentilah sampai disitu. Let’s not waste both our time for something unproductive. No means no.

Telemarketing memang pada dasarnya sangat berpotensi untuk “mengganggu”, tapi seberapa menjengkelkannya gangguan tersebut tergantung kepada anda, wahai telemarketers nan budiman🙂

@ernestprakasa

About @ernestprakasa

a husband, a father, comedian. guess which one makes me laugh the hardest?

Posted on April 15, 2009, in marketing and tagged . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. you have to come to taiwan then
    *blink*

  2. ernest prakasa

    why? hardcore telemarketers?

  3. ernest prakasa

    a persistent telemarketer that blabbers in unclear language? whoa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: