The (First-Hand) Starbucks Experience

starbucks1

Setelah membaca buku “The Starbucks Experience” milik Joseph Michelli, saya belajar banyak tentang bagaimana Starbucks membangun brand mereka; dimana salah satu fondasi mereka adalah bagaimana menghadirkan “pengalaman”, bukan “produk”. Contoh menarik adalah bagaimana para barista bisa melakukan hal-hal yang sebenarnya merugikan perusahaan secara finansial demi menciptakan “pengalaman” itu tadi; misalkan dengan cara memberi minuman gratis pada pelanggan yang berulang tahun. Saya lantas berpikir, “yeah, right…di Amerika kali yee…disini mana ada…” Tapi, ternyata saya salah.

Beberapa hari yang lalu saya mentraktir 3 orang teman di Starbucks Kemang Square, dekat kantor saya. Seperti biasa, saya selalu menggunakan visa BCA supaya bisa mendapatkan free upsize dari tall ke grande, not bad🙂. Nah, saat minuman kami sedang dibuat, ternyata entah kenapa chip kartu kredit saya tidak terbaca oleh mesin mereka. Saya pun terpaksa memakai debit card. Sambil menyerahkan kartu, saya berkata kepada si mbak Coffee Master (FYI, barista Starbucks yang bercelemek hitam sudah menyandang gelar “coffee master” hasil pendidikan khusus tentang kopi yang diadakan oleh Starbucks. Ini yang membedakan mereka dengan yang bercelemek hijau): “Wah mbak, free upsize nya ga jadi dong ya? abis kartu saya nggak kebaca…” Tapi diluar ekspektasi saya, si mbak menjawab sambil bercanda: “Ah, gapapa mas…asal nggak sering-sering aja”

There’s a Starbucks Experience right there. Ternyata apa yang saya baca di buku benar-benar saya alami sendiri. Di cafe ato resto manapun rasanya free upsize saya pasti akan dibatalkan, but not in Starbucks.

Giving away a free upsize on four cups of coffee: 20,000 IDR.
Winning the heart of a costumer: priceless.

@ernestprakasa

About @ernestprakasa

a husband, a father, comedian. guess which one makes me laugh the hardest?

Posted on April 5, 2009, in marketing and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. rasanya semakin banyak yang ditawarkan starbucks, terutama starbucks indonesia, ke customer
    waktu pemilu dan waktu hari bumi misalnya.

    starbucks indo lebih cerdas dari starbucks taiwan,
    yang programnya cuma beli satu gratis satu tiap mereka anniversary, valentine, atau white day :p

  2. ernest prakasa

    yep, starbucks indo pas pemilu & hari bumi kemarin emang kreatif…salut!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: